Jumat, 12 November 2010

wisata pagi

kota yang terlihat begitu semrawut tak selamanya menjemukan. ada sisi sisi lain yang mampu menyentuh rasa haus kita akan wawasan yang menyegarkan jiwa layaknya sedang berwisata.

beberapa orang menikmati sunset di tepi sungai atau pantai. begitu indahnya menikmati oranye matahari yang tenggelam dihamparan laut. diam dan diam menikmati dalam satu dua jam terakhir sebelum malam menjelang.

beberapa yang lain menikmati suasana yang berbeda dari berbagai bangunan dan peristiwa yang berbeda. bagi orang islam melihat klenteng dengan nuansa merah didalamnya adalah sebuah keajaiban. dengan dupa dan ukiran naga beserta biksu yang memakai satu jenis pakaian adalah 'hal jarang'. bagi masayarakat kurang mampu berjalan-jalan ke dalam hotel berbintang atau menikmati pameran komputer adalah sebuah keajaiban yang bisa diceritakan dalam jangka lama.

dan yang saya tawarkan untuk dinikmati adalah suasana sebelum hingga pagi menjelang. nikmatilah perubahan lukisan pada pegunungan di sisi kota. lihat dan nikmati dari ketinggian, seperti para pendaki yang menikmati pemandangan dan menunggu matahari pagi dari puncak gunung.

lihatlah kumpulan penjual dan pembeli ikan di pelabuhan ikan. semarak, ramai dan asyik.

lihat juga pasar shubuh yang menyajikan bahan makanan khas warga tionghoa. melihat babi dan hal lain yang 'tidak halal' dari dekat adalah sebuah pengalaman tak ternilai.

lihat juga hamparan orang-orang tak mampu yang berada diemper toko. rasakan derita mereka, lihat alas tidur mereka, pikirkan bagaimana membantu mereka. sebuah pemandangan yang sama akan tercipta ketika melihat para tukang becak tidur di kendaraannya di pinggir jalan raya antar kota.

wisata pagi adalah kenikmatan. usai sholat shubuh berangkatlah. kelilingi kota dengan kamera dan teh hangat. nikmati sambil sedikit olahraga gerak sana sini. nikmati dan nikmati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar